Tag Archives: family

Passing By After Quite A While..

4 Dec

So my lovely bro has started making his own blog. Let me give a shoutout here 😀 you can open his blog here. He has been taking his journey in Jakarta since this July.. been missing him much since then, lol.. and I can’t wait for this Christmas holiday, since he’ll be coming home muaahahaha. This advent really means a waiting season to me.

 

Keep your pace to post some more, updating me your daily life and don’t you dare get any fatter! Just don’t!! Have an advent-urous advent 😀

 

Xoxo,

Best sister ever *smooch*

i love my mommy

10 Mar

memang benar.
ketika sudah tiada, baru terasa.
jadi teman2 yang beruntung masih ada ayah bunda atau salah satu di antaranya
jangan sia2kan waktu dan kesempatan.
aku juga ingin berbagi dari milis tetangga

Ini adalah tulisan yang sangat indah.
Bacalah dengan lambat, cernalah setiap kata dan nikmati lah
Jangan tergesa.
Ini adalah harta karun

Bagi yang beruntung masih mempunyai ibu, ini indah
Bagi yang sudah tidak punya, ini lebih indah lagi
Bagi para ibu, kamu akan mencintainya

———— ——— ——— ——— —-

Sang ibu muda, melangkahkan kakinya di jalan kehidupan.
“Apakah jalannya jauh?” tanyanya.
Pemandunya menjawab: “Ya, dan jalannya berat.
Kamu akan jadi tua sebelum mencapai akhir perjalanan ini…
Tapi akhirnya lebih bagus daripada awalnya.”

Tetapi ibu muda itu sedang bahagia.
Ia tidak percaya bahwa akan ada yang lebih baik daripada tahun-tahun ini. Karena itu dia main dengan anak-anaknya,
mengumpulkan bunga-bunga untuk mereka di sepanjang jalan, dan memandikan mereka di aliran sungai yang jernih.
Matahari bersinar atas mereka dan ibu muda itu berseru:
“Tak ada yang bisa lebih indah daripada ini.”

Lalu malam tiba bersama badai.
Jalannya gelap, anak-anak gemetar ketakutan.
Ibu memeluk mereka dan menyelimuti mereka dengan mantelnya.
Anak-anak itu berkata:
“Ibu, kami tidak takut, karena ibu ada dekat.
Tak ada yang dapat menyakiti kami.”

Dan fajar menjelang.
Ada bukit menjulang di depan mereka.
Anak-anak memanjat dan menjadi lelah.
Ibunya juga lelah.
Tetapi ia terus berkata kepada anak-anaknya:
“Sabar sedikit lagi, kita hampir sampai.”
Demikianlah anak-anak itu memanjat terus.
Saat sampai di puncak, mereka berkata:
‘Ibu, kami tak mungkin melakukannya tanpa ibu.’

Dan sang ibu, saat ia berbaring malam hari dan menatap bintang-bintang, berkata:
“Hari ini lebih baik daripada yang lalu karena anak-anakku sudah belajar daya tahan menghadapi beban hidup.
Kemarin malam saya memberi mereka keberanian.
Hari ini saya memberi mereka kekuatan.”

Keesokan harinya, ada awan aneh yang menggelapkan bumi. Awan perang, kebencian dan kejahatan.
Anak-anak itu meraba-raba dan tersandung-sandung dalam gelap.
Ibunya berkata:
“Lihat keatas.
Arahkan matamu kepada sinar.”
Anak-anak menengadah dan melihat diatas awan-awan ada kemuliaan abadi yang menuntun mereka melalui kegelapan.
Dan malam harinya ibu itu berkata:
“Ini hari yang terbaik karena saya sudah memperlihatkan Allah kepada
anak-anakku. ”

Hari berganti minggu, bulan, dan tahun.
Ibu menjadi tua, kecil dan bungkuk.
Tetapi anak-anaknya tinggi, kuat, dan berjalan dengan gagah berani.
Saat jalannya sulit, mereka membopongnya.
Akhirnya mereka sampai ke sebuah bukit.

Di kejauhan mereka melihat sebuah jalan yang bersinar dan pintu gerbang emas
terbuka lebar.
Ibu berkata:
“Saya sudah sampai pada akhir perjalananku.
Dan sekarang saya tahu, akhir ini lebih baik dari pada awalnya.
Karena anak-anakku dapat berjalan sendiri dan anak-anak mereka ada dibelakang mereka.”

Dan anak-anaknya menjawab:
“Ibu selalu akan berjalan bersama kami…
meskipun ibu sudah pergi melewati pintu gerbang itu.”
Mereka berdiri, melihat ibu mereka berjalan sendiri…
dan pintu gerbang itu menutup sesudah ia lewat.
Mereka berkata:
“Kita tak dapat melihat ibu lagi tetapi dia masih bersama kita.”
Ibu seperti ibu kita, lebih dari sekedar kenangan.
Ia senantiasa hadir dan hidup.

Ibumu selalu bersamamu… .
Ia adalah bisikan daun saat kau berjalan di taman.
Ia adalah bau pengharum di kaus kakimu yang baru dicuci.
Dialah tangan sejuk di keningmu saat engkau sakit.
Ibumu hidup dalam tawa candamu.
Ia terkristal dalam tiap tetes air mata.
Dia lah tempat engkau datang, dia rumah pertamamu.
Dia adalah peta yang kau ikuti pada tiap langkahmu.
Ia adalah cinta pertama dan patah hati pertamamu.
Tak ada di dunia yang dapat memisahkan kalian.

Tidak waktu, ruang, bahkan tidak juga kematian!

Teruskan pada semua ibu dan anak-anak yang kau kenal.
Semoga kita tidak pernah mengabaikan begitu saja ibu kita…

Teruskan juga pada para laki-laki… .
Karena mereka juga punya ibu.

A Big Loss :'(

26 Jan

Dear Grandma,

I knew you since I was kid. I had countless memories with you.

I always thought that you’ll live longer and could see your descendants.

But God has another plan, and I know each of His plans is perfect for us.

This morning I had a dream. In that dream, I felt like a bird. Then I saw a mother and two children, son and daughter.

It looked like they’re gonna fall down, but they only have two pairs of wings. Finally, the mother gave the wings to their children and she fell off.

Then I woke up hearing my mom’s said that you’ve passed away. I was so shock that I can’t say a word.

Maybe that’s a sign? Or just another ordinary-but-I-think-it’s-so-weird dream?

I don’t know anything, I’m so confused.

I have to feel this feeling, pass my course, pass my fellowship trip. T.T

I got bunch of texts from my friends and I feel like nothing 😐

“My words were cold and flat, and you deserve more than that” (Michael Buble)

I just don’t know how should I feel 😐

Goodbye Grandma, I know we’ll meet again someday..

 

Your grandchild,

Oline

 

Someday – John Legend


As days go by and fade to nights
I still question why you left
I wonder how it didn’t work out
but now you’re gone and memories all I have for now

But no it’s not over
we’ll get older we’ll get over
we’ll live to see the day that I hope for
come back to me

I still believe that we’ll get it right again
we’ll come back to life again
we won’t say another goodbye again
you’ll live forever with me

someday, someday
we’ll be together
someday, someday
we’ll be together

I heard someday might be today
mysteries of destinies they are somehow

and are someway

For all we know they come tomorrow
for today my eyes are open
my arms are raised for your embrace
my hands are here to mend what is broken

To feel again to walk on the face
I believe there is more to life
oh I love you much more than life
and still I believe I can change your mind
revive what is dying inside

And someday, someday
we’ll be together
someday, someday
we’ll be together
someday, someday
we’ll be together
we’ll be together
we’ll be together
someday!!

 

HBD Derren!! :D

24 Jan

Happy 3rd birthday my cute lovely little nephew, Derren!!

 

1 y.o little Derren :3

Smoga +besar, +pinter, +lucu, +sayang Tuhan, +sayang papi mami, +sayang koko, dan yang pasti +sayang Ako Olin 😀